Kamis, 22 September 2011

Gunakan Perangkat Lunak Open Source

             Komputer telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap hari kita menggunakan komputer untuk mengerjakan pekerjaan kita sehari-hari. Ada banyak sekali alternatif perangkat lunak)yang bisa kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor dan rumah kita. Salah satunya adalah perangkat lunak open source software atauOSS. Dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka.
Kumpulan.info -  dimulai dengan adanya kampanye untuk menyediakan dan menggunakan perangkat lunak yang gratis. Selain itu setiap perangkat lunak yang termasuk perangkat lunak sumber terbuka memiliki kode sumber  yang bebas diunduh dan disebarluaskan dengan menganut kaidah dan etika tertentu. Pengembangannya dilakukan oleh suatu komunitas tertentu dan mereka akan saling bertukar informasi untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut agar menjadi lebih baik.


Mengapa Menggunakan Open Source Software?

Mengapa harus menggunakan perangkat lunak? Dalam pekerjaan sehari-hari dengan komputer, kita mungkin sering menggunakan beberapa perangkat lunak komersial yang sudah terkenal seperti Microsoft Windows sebagai sistem operasi, Microsoft Office sebagai aplikasi perkantoran, Adobe Photoshop dan Corel Draw sebagai aplikasi untuk desain dan gambar, Microsoft Visio sebagai aplikasi untuk membuat diagram, Microsoft Outlook untuk membaca dan menerima e-mail ataupun Microsoft Project sebagai aplikasi untuk melakukan manajemen proyek. Namun tahukah Anda, bahwa perangkat lunak yang disebutkan tadi memiliki harga lisensi satuan dari ratusan hingga ribuan dolar AS per perangkat lunak? Jika Anda menginvestasikan uang Anda untuk membeli beberapa perangkat lunak asli tersebut ke dalam komputer, tentu Anda harus mengeluarkan biaya ribuan dolar AS untuk sebuah komputer. Tentu Anda juga tidak ingin melanggar hukum dengan menggunakan perangkat lunak ilegal bukan?
Karena itulah tersedia berbagai ragam perangkat lunak yang dapat diunduh secara gratis dan disebarluaskan dengan bebas. Selain itu, karena dibangun oleh suatu komunitas yang saling bertukar informasi di seluruh dunia, perangkat lunak jenis ini berkembang dengan cukup baik.


Apa saja Alternatif Open Source Software?

Berikut ini beberapa jenis perangkat lunak open source yang dapat dengan mudah Anda dapatkan sebagai pengganti perangkat lunak berbayar Anda yang mahal:
  • Linux

    Anda dapat mengganti Microsoft Windows yang Anda gunakan setiap hari dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Trovald ini telah menjadi alternatif terbaik untuk menggantikan Microsoft Windows. Banyak varian dan distribusi Linux yang dikembangkan dengan tampilan yang sangat bagus. Misalnya Ubuntu, Mandrake, dan Fedora adalah distribusi Linux yang cukup mudah digunakan oleh orang awam sekalipun.
  • Open Office

    Salah satu aplikasi perkantoran yang paling tepat untuk menggantikan Microsoft Office adalah Open Office. Perangkat lunak ini dikembangkan secara khusus oleh sebuah perusahaan besar yaitu Sun Microsystem namun tersedia secara gratis. Dalam sebuah paket Open Office tersedia banyak aplikasi yang mampu menggantikan tugas Microsoft Office. Bahkan Open Office mampu membuka fileyang disimpan dengan format Microsoft Office.
  • GIMP

    Jika Anda senang melakukan desain dan menggambar, Anda dapat menggunakan aplikasi GIMP. Anda dapat memodifikasi foto dan gambar Anda dan menyimpannya dalam berbagai format file gambar. Dan perangkat lunak ini dapat secara gratis Anda dapatkan sebagai pengganti aplikasi Adobe Photoshop atau Corel Draw yang harganya tentu sangatlah mahal.
  • Dia

    Microsoft Visio tentulah menjadi perangkat lunak yang bagus untuk membuat diagram. Namun tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuat diagram dengan perangkat lunak yang gratis dan legal? Perangkat lunak tersebut memiliki nama Dia. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat membuat berbagai diagram dengan format menarik.
    • Mozilla Thunderbird

      Anda sering menerima e-mail di Microsoft Outlook? Anda bisa menggunakan alternatif aplikasi e-mail yang disebut sebagai Mozilla Thunderbird untuk menerima, membaca dan mengirim e-mail Anda. Selain itu Mozilla Thunderbird juga dilengkapi dengan NR untuk membaca berbagai berita terbaru.
    • Gantt Project

      Jika Anda seorang yang ditugasi melakukan manajemen proyek, Anda tentu biasa menggunakan Microsoft Project untuk melakukan tugas ini. Namun Anda dapat juga menggunakan alternatif perangkat lunak gratis yaitu Gantt Project yang memiliki kesanggupan seperti Microsoft Project.
    Semua perangkat lunak yang disebutkan di atas (kecuali Linux) dapat dijalankan pada sistem operasi Microsoft Windows maupun Linux dengan berbagai varian dan distribusinya. Tentunya Anda dapat menghemat dari ratusan hingga ribuan dolar AS jika Anda mulai menggunakan perangkat lunak. Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi perangkat lunak yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif dari perangkat lunak komersial.

    Gratis Tidak Berarti Buruk

    Meski semua perangkat lunak dapat diperoleh dan disebarkan dengan gratis, namun dari segi kualitas perangkat lunak open source telah melalui serangkaian pengujian seperti halnya perangkat lunak komersial. Bahkan beberapa perusahaan besar pun juga telah ikut serta dalam pengembangan perangkat lunak ini.
    Memang jika pertama kali Anda beralih ke perangkat lunak, kemungkinan Anda belum terbiasa menggunakannya karena tata letaknya yang sedikit berbeda dengan perangkat lunak komersial yang biasa Anda gunakan. Namun Anda bisa mulai mencobanya dan tentunya Anda akan menjadi terbiasa. Selain itu Anda juga tidak akan dibebani biaya yang mahal serta bisa jadi beban moral karena menggunakan perangkat lunak komersial yang ilegal.

 
Komputer telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap hari kita menggunakan komputer untuk mengerjakan pekerjaan kita sehari-hari. Ada banyak sekali alternatif perangkat lunak (software)yang bisa kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor dan rumah kita. Salah satunya adalah perangkat lunak open source software atauOSS. Dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka.
Bagikan di:
Baca Kumpulan Info versi mobile di mana saja: m.kumpulan.info
Kumpulan.info - Open source software dimulai dengan adanya kampanye untuk menyediakan dan menggunakan perangkat lunak yang gratis. Selain itu setiap perangkat lunak yang termasuk perangkat lunak sumber terbuka (open source) memiliki kode sumber (source code) yang bebas diunduh dan disebarluaskan dengan menganut kaidah dan etika tertentu. Pengembangannya dilakukan oleh suatu komunitas tertentu dan mereka akan saling bertukar informasi untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut agar menjadi lebih baik.

Senin, 12 September 2011

NEW Artikel : Proses Pembuatan Komik

by Shoujo Manga Comics Updated on Thursday, November 18, 2010 at 2:35am

 
Kita pasti sering membaca komik. Baik di majalah, koran atau pun dengan membelinya. Banyak orang yang memandang komik sebagai suatu karya picisan. Tapi para penggemar komik nampaknya tak begitu ambil pusing mengenai hal itu. Karena dalam komik, cerita dapat menjadi prioritas kedua setelah gambar….meski beberapa ada yang memandang gambar nomor dua, yang penting ceritanya. Kebanyakan yang memandang seperti ini karena sudah bosan dengan gambar yang monoton

Tapi dalam tulisan kali ini akan membahas gambarnya bukan jalan ceritanya. Jadi, gambar dan cerita memang menduduki posisi penting. Kalau jelek, daya tariknya kecil. Oleh sebagian orang, membuat komik dianggap lebih sulit daripada membuat, misalnya, novel. Ini kalau dilihat secara gampangan. Jika seorang penulis ingin membuat suatu buku yang berupa karya fiksi, penulis itu hanya memerlukan ide untuk mengarang dan menuliskannya dalam bentuk yang dia inginkan. Setelah jadi, karangan itu disetorkan ke penerbit. Jika oke barangkali langsung dicetak dan dipasarkan. Dalam prakteknya mungkin tak semudah itu. Tapi begitulah kira-kira garis besarnya.

Dalam proses pembuatan komik, langkah semacam itu boleh dikata baru langkah awal. Bikin satu judul komik saja langkahnya begitu panjang. Dan sangat tak mudah menerjemahkan suatu karya prosa ke dalam bentuk komik. Namun kadangkala pembuatan komik langsung dari pengarangnya dituangkan langsung dalam bentuk gambar dan tidak melalui proses penulisan jalan cerita dalam bentuk prosa

DUA CARA DAN DUA JENIS Dilihat dari cara pembuatannya, ada dua cara pembuatan komik. Komik ada yang dibuat secara sederhana. Ada pula yang membutuhkan keahlian khusus. Komik sederhana biasanya terdapat dalam koran atau majalah. Jenis ini diberi nama komik strip. Komik ini panjangnya dari yang hanya satu baris gambar (di koran dan biasanya 4 kolom),  Ceritanya sendiri biasanya “ringan”. Kebanyakan berupa humor yang ada disekitar kehidupan kita, namun isinya kadang menggelitik yang berisi kritik sosial terhadap masalah sosial yang ada.
Bentuknya bisa berupa komik bersambung atau sekali selesai, contohnya kobo-chan. Pengarang dan penggambar dapat membuat komik macam ini secara bebas, tanpa harus memikirkan segi bisnis. Tak jarang pengarang dan penggambar dirangkap oleh satu orang. Biasanya sih tak berwama. Jika ada warna, maka yang dipakai hanya beberapa jenis wama saja. Kalau toh ada warna, tidak memerlukan teknik yang rumit. Pendeknya, biaya pembuatannya relatif murah, sementara waktu pembuatannya singkat.

Tipe komik lainnya adalah yang pembuatannya lebih rumit. Komik macam ini biasanya ditujukan untuk dipasarkan dalam bentuk buku tersendiri. Meski sebelumnya dimuat dalam satu majalah komik yang isinya 5-6 judul komik yang memuat 2-3 chapter contoh yang terbit di Indonesia adalah nakayoshi dan shonen magz. Jadi, dalam pembuatannya, segi bisnis sangat dipertimbangkan. Diperlukan perencanaan yang sangat matang. Sehingga, mereka memerlukan orang yang benar-benar ahli dalam bidangnya untuk bekerja sama dalam membuat satu judul komik,
Kalo di Indonesia komik strip yang populer adalah om pasikom dan kartun beny & mice yang keduanya terbit di kompas, walaupun sekarang keduanya sudah diterbitkan dalam bentuk buku yang merupakan kumpulan dari strip-strip yang pernah diterbitkan sebelumnya. Keduanya merupakan hasil karya anak bangsa yang isinya kebanyakan kritik sosial budaya yang ada disekitar kita

TENAGA ARTISTIK Ceritanya dibuat agak kompleks dan lebih menarik. Komik yang dikeluarkan ada yang hanya terdiri dari beberapa judul saja, dan pengarangnya tak ada batas waktu buat menyelesaikannya, menamatkan cerita itu maksudnya. Malahan, kalau kehabisan cerita, ia tak perlu melanjutkannya, contoh yang terbit di Indonesia adalah Flash of Wind yang baru dilanjutkan lagi setelah terhenti beberapa tahun, istilah kerennya “suspend” . Tetapi, ada juga yang terbit secara rutin. Dapat bertahan selama bertahun-tahun, contohnya detektif conan (Sejak masih SMP sekarang semester 8 kuliah belum kelar juga) .

Perusahaan komik macam ini dapat berubah menjadi sebuah industri. Tak seperti komik strip, pembuatan komik ini membutuhkan pekerjaan yang intensif dan rnembutuhkan banyak waktu dan tenaga. Jika dalam komik strip hanya dibutuhkan seorang atau dua orang, maka komik jenis ini membutuhkan lebih banyak lagi pekerja. Pertama adalah penulis. Kedua, tenaga artistik. Tenaga artistik ini terdiri dari pembuat sket, pemberi tinta, pemberi warna jika dibutuhkan. Ketiga, tenaga editor alias penyunting. Dalam hal ini, penulis belum tentu merupakan penggagas cerita. Kadang penulls hanya menerjemahkan suatu ide seseorang. Penulis juga tidak memegang hak mutlak cerita yang dibuatnya. Bahkan cerita asli yang dibuat dapat diubah-ubah oleh tim pembuat komik tersebut.

Jadi dalam hal ini, penulis dapat dikatakan bertugas sebagai penulis naskah. Yang bertugas sebagai sutradara” di sini adalah para penggambar sket. Kadang para penggambar ini lebih dari satu orang. Mereka mempunyai hak untuk menerjemahkan naskah tadi ke bentuk visual. Tentu sesuai dengan imajinasi dan sudut pandang mereka untuk menghidupkan naskah tadi dalam komik. Si sutradara juga dibantu oleh sejumlah asistennya.

ALUR KERJA Bagaimanakah alur kerja alias proses pembuatan sebuah komik? Pertama-tama yang harus dimiliki adalah naskah sebuah komik. Kalau yang ingin dibuat adalah komik sederhana atau strip, kita dapat membuat naskah sekehendak kita sendiri. Tetapi, bagi para perusahaan komik profesional, mereka harus mengadakan rapat terlebih dahulu. Penulis dan editor bertemu buat membicarakan cerita yang akan dibuat. Setelah mendapat ide, mereka menulis plot, mengadakan rapat, dan merumuskan inti cerita. Semua ini buat bekal penetapan garis besar cerita yang akan disodorkan pada ilustrator. Kadang pekerjaan menulis dan membuat ilustrasi dirangkap oleh satu orang. Cara ini dianggap lebih memudahkan kerja. Tapi banyak yang sebaliknya. Penulis hanya membuat plot cerita. Lantas ada penulis lain yang melengkapinya. Sehingga, cerita dapat dibuat lebih rinci.

Nah, setelah mempunyai naskah, penggambar atau pembuat sket menggambar sekaligus membuat keputusan, berapa besar ukuran kotak dalam setiap halaman. Kan dalam satu halaman akan banyak adegannya. Lantas, ia juga menentukan, dari sudut pandang mana gambar itu akan dilihat.  la harus bisa menerjemahkan naskah ke dalam bahasa gambar. Gambar-gambar menentukan jalan cerita, penampilan komik itu, sekaligus mempengaruhi daya jual komik itu. Hasil gambarnya akan dievaluasi oleh ilustrator dan redaktur naskah yang lain. Rancangan itu dinilai dari segi gambar dan penerjemahan alur cerita. Kalau dianggap baik, barulah dilanjutkan dengan langkah berikutnya. Gambar yang masih pakai pensil tadi dikembalikan ke penulis. Penulis akan memasukkan dialog-dialog dan juga keterangan. Bahkan efek suara dan menggambarkan panel tempat menuliskan kata-kata tersebut.

Halaman yang sudah diberi kata-kata lalu diberikan kepada peninta (pemberi tinta). Pemberi tinta ini bisa saja orang yang sama dengan penggambar. Karena itu, pembaca komik yang sudah bangkotan akan bisa membedakan, apakah sebuah komik itu dikerjakan oteh satu kru atau tidak. Hanya dengan memperhatikan gambar dan tulisannya. Halaman yang sudah ditinta, setelah mendapat persetujuan dari editor, lantas difoto copy. Lalu disesuaikan besarnya dengan ukuran komik yang akan dibuat. Meski komik Jepang kebanyakan tidak berwarna hal itu tidak akan mengurangi nilai seni dan jual.

INTINYA
Pengarang menentukan jalan ceritanya kemudian membuat sket awal dengan pensil berikut dialognya, kemudian mendiskusikan dengan editor untuk membuat persetujuan jalan ceritanya, setelah setuju, bagi pengarang yang sudah kawakan dan komiknya best seller pekerjaan selanjutnya diserahkan kepada asisten…..semisal Eichiro Oda, dia akan menyerahkan pengambaran karakter Luffy kepada asistennya yang memang bertugas hanya menggambar Luffy dan tidak yang lain, setelah semua karakter digambar oleh masing-masing asisten, giliran background kemudian penebalan dengan tinta, saat proses itu berlangsung pengarang mencari ide baru lagi sehingga komik Jepang bisa terbit rutin mingguan sebanyak 1 (satu) chapter yang biasanya berisi 17-19 halaman, kalau pengarangnya sudah senior macam Eichiro, Kubo, Kishimoto, CLAMP, Urasawa atau yang lain kalau buntu idenya komiknya bisa hiatus atau libur sementara. Kalau pengarang itu tergabung dalam Shonen Jump maka komiknya akan secara berkala terbit mingguan di majalah populer di Jepang, setelah terkumpul sekitar 9-10 chapter maka komik itu bisa terbit secara independent dan terlepas dari shonen jump (majalahnya) tapi penerbitannya biasanya masih dibawah publisher yang sama
RISIKO MAHAL Dilihat dari banyaknya tenaga kerja yang terlibat dan alat yang digunakan, bisa diduga bahwa pembuatan komik memerlukan biaya produksi yang tak sedikit. Risikonya, harganya bisa mahal. Maka komik Jepang mempunyai gaya tersendiri dengan tidak memainkan warna, beda dengan komik amerika atau eropa yang full color dengan biaya produksi yang lebih tinggi. Jumlah eksemplar yang diterbitkan juga dipertimbangkan. Pendeknya, jangan sampai kebanyakan dan tak laku. Cetak ulang hanya dimungkinkan jika permintaan pasar sangat besar. Rekor jumlah penjualan komik Jepang masih dipegang One Piece dengan jumlah total 35 Juta kopi di 22 Negara dan masih ada kemungkinan bertambah karena komik ini belum tamat

Cara pembuatan komik profesional ini telah dilakukan bertahun-tahun. Tidak di Indonesia, tentunya. Melainkan di negara-negara maju. Misalnya Amerika dan Jepang. Dengan fasilitas dan ketrampilan yang memadai, komik bukan lagi menjadi sebuah karya picisan. Dan dengan kelengkapan teknik promosi yang hebat. jadilah komik sebuah industri besar. Produknya laku bagaikan kacang goreng. Saat ini, komik-komik asing telah “menyerbu’ Indonesia. Dan bisa dibilang laku keras. Sementara komik Indonesia sangat sedikit jumlahnya. Itu pun harus dikatakan kualitasnya jauh dari memadai. Kapankah kita mempunyai komik keren yang setara dengan komik-komik asing? Adakah sebagian dari kita, penduduk yang berjumtah 180 juta jiwa ini, yang ingin memulainya?

http://www.facebook.com/note.php?note_id=133803943341368

Sabtu, 27 Agustus 2011

Komputer dan pendidikan

Bahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan.
(Pendidikan Network)

Tata letak Tidak Bagus
Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk mengahadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat sangat cepat perubahannya. Sala satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia). Mengingat sekitar 20-30 % dari lulusan SMU di seluruh wilayah Nusantara ini yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu tanggung jawab yang besar terhadap system pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kemahiran komputer bagi para siswa kita.
Biaya yang dibutuhkan untuk mempersiapkan belajar komputer di sekolah akan mahal.
  • Bagaimana pemerintah akan mampu membiayai pembangunan ini ?
  • Memberikan apa yang dibutuhkan, bagaimana pemerintah dapat mengelak untuk tidak membiayai pembangunan ini ?
  • Apakah pemerintah harus membiayai secara penuh untuk pembangunan ini ?
Dalam menghadapi masalah ini beberapa sekolah swasta dan negeri yang telah mengambil langkah maju. Pada beberapa sekolah mereka telah membangun hubungan yang sangat erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar komputer. Sekolah ini telah membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi ke sekolah-sekolah di Indonesia secara berkesinambungan. Keefektifan system yang berkesinambungan ini sudah tumbuh lama ketika masyarakat setempat memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kami telah mempelajari bahwa, sekolah-sekolah yang bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk membangun fasilitas cenderung berkembang secara teratur dan juga meningkatkan dukungan dari masyarakat setempat.
Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi ke sekolah kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu ;
  • Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.
  • Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap.
  • Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya.
  • Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal
  • Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia
  • Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif.
Masalah-masalah ini menjadi lebih luas dalam hal komputer karena tingkat keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas tersebut sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Saran untuk memberi pelatihan karyawan di sekolah tidak berlaku dalam konteks yang ada saat ini. Karena siapa saja yang mengembangkan diri untuk mencapai posisi tingkat ahli, mereka di sektor komersil dapat menghasilkan sepuluh kali lipat dari apa yang mereka dapat di sekolah, jadi mungkin saja mereka akan menghabiskan waktu dengan pekerjaan dari luar kantor (hal ini juga menjadi masalah pada karyawan yang memiliki kemampuan di bidang jasa umum).
Bagaimana caranya di beberapa sekolah berhasil membeli komputer, yang mahal dan memerlukan biaya perawatan yang cukup tinggi?
Hanya sedikit sekolah yang berlokasi dilingkungan yang makmur, di mana kelompok orang tua-guru dapat mencapai sejumlah besar uang secara mudah. Walaupun begitu beberapa sekolah yang lain berada di tengah lingkungan di mana tingkat social-ekonominya rendah, tetapi mereka juga berhasil mencapai tingkat yang sama dalam hal pencapaian di bidang pengembangan komputer dan fasilitas lain di lingkungan sekolah mereka. Dua contohnya yaitu SMUN 2 Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta dan SMUN 23 di Bandung, Jawa Barat. Pendekatan awal yang dilakukan mereka terhadap pengembangan sekolah adalah serupa tapi tak sama. Keduanya menyusun kerberhasilan mereka dengan cara kooperatif dan bekerjasama dengan masyarakat setempat. Walaupun demikian SMUN 2 di Wonosari bergantung kepada penentuan dan pengembangan dari para karyawan itu sendiri. Sedangkan SMUN 23 di Bandung berinisiatif menentukan programnya melalui peranan enterprenur dan mendapatkan sumbangan dari masyarakat dan industri.
Tanpa mengindahkan cara pendekatan yang di tetapkan, sekolah anda dapat memutuskan untuk mengambil beberapa butir penting, yaitu sekolah harus benar-benar obyektif, berkomunikasi pro-aktif terhadap tujuan tersebut, menguntungkan masyarakat setempat dan harus terbuka serta 100 % transparan. Hal ini penting sekali bahwa pengembangan harus direncanakan dengan seksama sehingga meningkatkan kwalitas lulusan pendidikan bagi siswa dapat secara mudah dibicarakan dengan masyarakat. Akan mengherankan sekali jika melihat berapa jumlah dukungan ekstra yang akan dicapai dari masyarakat apabila dibangun suatu "kepercayaan" dan mereka "memahami" akan keuntungannya bagi anak-anak mereka.
Peralatan - perangkat keras apa saja yang diperlukan?
Peraturan yang ada sekarang ini, membatasi jumlah maksimum per kelas untuk 48 siswa. Sementara itu untuk kebutuhan ideal tersebut diperlukan 48 komputer, hal ini menjadi target yang tidak realistis bagi semua sekolah di Indonesia saat ini. Beberapa sekolah telah menunjukkan kepada kami bahwa mereka memulai keberhasilan program ekstra-kurikuler sekolahnya hanya dengan jumlah komputer yang terbatas, melalui penjadwalan ketat. Penulis percaya bahwa target realistis terdekat dalam pertengahan waktu adalah menjadi 24 komputer. Pada kenyataannya hampir seluruh kelas berisi di bawah 48 siswa jadi angka perbandingan bagi siswa terhadap komputer tidak lebih dari 2 :1. Berbagi komputer selama masa awal tahap pelatihan komputer dapat memberikan keuntungan untuk membantu membangun rasa percaya diri dan juga memberikan kesempatan kepada siswa yang lebih mahir, sehingga mereka dapat membantu siswa yang lemah (meningkatkan efisiensi guru). Hal ini bukan berarti sekarang anda harus membeli 24 komputer. Anda bisa memulai program dasar ekstra-kurikuler hanya dengan 2 komputer. Yang terpenting adalah anda memiliki rencana, membuat pengaturan untuk melatih dan memepersiapkan karyawan anda, serta mulai untuk membicarakan masalah komputer tersebut. Penulis pernah mengajar kelas Internet hanya menggunakan satu komputer saja.
CATATAN :
Hampir semua supplier komputer di Indonesia akan melakukan install program apapun sesuai dengan permintaan, demi kepentingan agar komputer tersebut dibeli. Ini adalah salah satu alasan akan sangat pentingnya perencanaan matang mengenai tujuan pelatihan dalam rangka nantinya untuk mengetahui program apa saja yang diminta dan menghemat biaya program (software). Walaupun begitu saya akan merekomendasikan bahwa paling tidak 20 % (lebih disukai semuanya) dari komputer anda memiliki CD ROM drive jadi apabila program spesial yang diminta tetap, maka CD dapat dipergunakan.
Dari pengalaman kami di sekolah-sekolah kelihatannya kebutuhan printer di sekolah minimum 2 (dua).
Desain Dasar Laboratorium Komputer
Tata letak
Tidak Bagus
Tata letak Tidak Bagus
Tata letak laboratorium ini sangat umum, namun demikian dari sisi pembelajaran hal ini terbatas sekali.
  • Jarak pandang siswa sangat rendah (khususnya dari bagian belakang).
  • Gurunya tidak bisa lihat kegiatan siswa.
  • Jalan bagi guru untuk bekerja dengan siswa secara individual sangat sukar.
  • Pemasangan kabel sangat sukar dan perlu kabel di bawah lantai (tidak mudah diubah).
  • Para siswa mudah sekali menabrak peralatan ketika masuk dan keluar (masalah kepercayan).
  • Jika sala satu computer memerlukan perhatian (atau perbaikan kecil) di muka kelas hal itu akan mengganggu semua siswa.

Tata letak
Bagus
Tata letak Bagus
Tata letak laboratorium ini jauh lebih baik dari sisi pembelajaran.
  • Para siswa dapat berputar di kursi mereka dan jarak pandang cukup baik.
  • Guru dapat memantau kegiatan semua siswa selama belajar.
  • Jalan bagi guru untuk bekerja secara individual dengan siswa sangat bagus.
  • Pemasangan kable sangat mudah dan mudah pula di modifikasi.
  • Para siswa tak berhubungan dengan kabel (di belakang) dan dapat di andalkan.
  • Jika ada komputer yang memerlukan perhatihan (atau perbaikan kecil) siswa lain tak terganggu.
  • Jika manapun ruang Anda cukup luas bagian tengah memungkinkan guru untuk mengajarkan prinsip-prinsip pada awal pelajaran atau untuk mengkaji ulang masalah umum yang banyak atau semua siswa menghadapinya, jauh lebih lewes.
Rekomendasi Tata letak

Sabtu, 13 Agustus 2011

Growing Number of High School Student Smoking

Contoh News Item 2 : Growing Number of High School Student Smoking


A survey has found about 13 percent of first-time smokers in the country are junior high school students. It also revealed 89 percent of young female employees were smokers.

The survey was conducted in five major cities across the country, including Surakarta in Central Java.

Muhammad Syahril Mansyur, the Surakarta Health Agency’s respiratory illness division, said that the finding of the survey showed an alarming growth rate of Indonesian smokers. "This situation is a cause for concern,” he said. “It appears the country’s younger generation is uneducated about the health risks of smoking.”

The Indonesian anti-tobacco campaign has reportedly been deemed as ineffective as the government refuses to sign the international convention on tobacco control. It said that cigarette producers contributed to a large amount to state revenue and gave jobs to thousands of workers.

Indonesian Sailors Freed by Pirate

Contoh News Item : Indonesian Sailors Freed by Pirate



We have several posts categorized as news item text. Additionally this is anotherexample of news item which hopefully helps students to get a better understanding on what and how a news item text is

Indonesian Sailors Free as Pirates’ Ransom is Paid
The crew of 20 Indonesian sailors aboard the Sinar Kudus cargo ship were finally freed by Somali pirates on Sunday.
“We received the cash of $4.5 million early this morning. We have abandoned the ship and it is preparing to sail away,” a pirate who gave his name as Geney told Reuters news agency
In March, a large group of 30 to 50 Somali pirates seized the Indonesian flagged and owned ship about 320 nautical miles northeast of the Yemeni island of Socotra. The Sinar Kudus was on its way to the Netherlands from the Indonesian island of Sulawesi when it was hijacked.
“The ship is now on its way to the nearest secure port and is being heavily guarded by Indonesian warships,” David Batubara, vice president of Samudra Indonesia told reporters late on Sunday.

Indonesian Sailors Freed by Pirate

Contoh News Item "Indonesian Sailors Freed by Pirate"

We have several posts categorized as news item text. Additionally this is anotherexample of news item which hopefully helps students to get a better understanding on what and how a news item text is

Indonesian Sailors Free as Pirates’ Ransom is Paid
The crew of 20 Indonesian sailors aboard the Sinar Kudus cargo ship were finally freed by Somali pirates on Sunday.
“We received the cash of $4.5 million early this morning. We have abandoned the ship and it is preparing to sail away,” a pirate who gave his name as Geney told Reuters news agency
In March, a large group of 30 to 50 Somali pirates seized the Indonesian flagged and owned ship about 320 nautical miles northeast of the Yemeni island of Socotra. The Sinar Kudus was on its way to the Netherlands from the Indonesian island of Sulawesi when it was hijacked.
“The ship is now on its way to the nearest secure port and is being heavily guarded by Indonesian warships,” David Batubara, vice president of Samudra Indonesia told reporters late on Sunday.


Note: “Contoh” news item . It is arranged from: thejakartaglobe.com/home/indonesian-sailors-free-as-pirates-ransom-is-paid/438494
news.yahoo.com/s/afp/20110501/wl_asia_afp/indonesiapiracysomalia

Jumat, 12 Agustus 2011

Tsunami


he term of “tsunami” comes from the Japanese which means harbour ("tsu") and wave ("nami"). A tsunamigk is a series of waves generated when water in a lake or the sea is rapidly displaced on a massive scale.

A tsunami can be generated when the sea floor abruptly deforms and vertically displaces the overlying water. Such large vertical movements of the earth's crust can occur at plate boundaries.

Subduction of earthquakes are particularly effective in generating tsunamis, and occur where denser oceanic plates slip under continental plates.

As the displaced water mass moves under the influence of gravity to regain its equilibrium, it radiates across the ocean like ripples on a pond.

Tsunami always bring great damage. Most of the damage is caused by the huge mass of water behind the initial wave front, as the height of the sea keeps rising fast and floods powerfully into the coastal area. (simplified from www.panda.org)

Tsunami


he term of “tsunami” comes from the Japanese which means harbour ("tsu") and wave ("nami"). A tsunamigk is a series of waves generated when water in a lake or the sea is rapidly displaced on a massive scale.

A tsunami can be generated when the sea floor abruptly deforms and vertically displaces the overlying water. Such large vertical movements of the earth's crust can occur at plate boundaries.

Subduction of earthquakes are particularly effective in generating tsunamis, and occur where denser oceanic plates slip under continental plates.

As the displaced water mass moves under the influence of gravity to regain its equilibrium, it radiates across the ocean like ripples on a pond.

Tsunami always bring great damage. Most of the damage is caused by the huge mass of water behind the initial wave front, as the height of the sea keeps rising fast and floods powerfully into the coastal area. (simplified from www.panda.org)